Cerita dan Inspirasi

BUKA JALAN UNTUK ANAK-ANAK BERKARYA

Sejak saya melaunching produk dengan desain karya jemari anak-anak saya, banyak respon dari teman-teman dan juga dari netizen lainnya yang masuk melalui pesan pribadi dan kontak sales. Beragam responnya, dari yang ingin order produk, order custom dengan desain hasil gambar anak-anaknya, sahring dan tukar cerita tentang bakat anak yang kurang lebih sama hingga juga ada yang sedikit mengkritik negatif menganggap mengeksploitasi anak karena dipaksa disuruh berkarya… wow… (gak pernh terbesit akan adanya persepsi yang seperti ini), tapi itulah kebebasan berpendapat.
 
Suami saya pernah mengatakan kesaya suatu ungkapan dari guru bisnisnya bahwa,
“Kita tidak dapat mengontrol pendapat seseorang terhadap sesuatu yang kita lakukan, tapi kita dapat mengontrol respon diri kita terhadap pendapat tersebut, tentunya dengan keilmuan dan kebijakan”
 
Awalnya saya sempat emosi juga bacanya tapi karena komentar seperti itu akhirnya saya mencoba untuk berpikir kebelakang tentang tujuan kenapa saya mempublish karya jemari anak-anak saya. Yang memahami anak kita adalah kita sendiri sebagai orangtua, baik itu kelebihan ataupun kekurangannya. Saya dan suami sepakat daripada sibuk dengan mereka yang berpikiran negatif, lebih baik fokus memfasilitasi dan membuak jalan untuk anak-anak terus berkarya.
 
Disini saya akan bebrbagi sedikit tentang mindset kegagalan,karena mindset ini juga yang sedang kami tanamkan ke anak-anak kami, bahwa gagal bukanlah akhir dari proses, justru itu awal dan bagian dari proses keberhasilan suatu prestasi. Anak-anak saya seperti anak pada umumnya, pernah mengalami kegagalan dalam akademisya, ada phobia di keadaan tertentu, bahkan pernah juga kami memiliki rasa putus asa terhadap salah satu anak kami, apakah dia mampu sekolah di sekolah umum atau tidak.
 
Suami saya selalu menjelaskan pada saya bahwa setiap anak pasti diberikan kelebihan dan kesuksesan masing-masing oleh Allah, tugas orangtua lh untuk mencari tahunya letak kelebihannya itu. Apakah sketsa-sketsa anak saya ini menjadi kelebihan mereka? saya pun belum berani bilang iya, karena menurut kami, justru kami sedang menjalankan prosesnya dan sedang berikhtiar mencari tau kelebihan mereka, ini baru langkah demi langkah awal dalam menyempurnakan proses pembelajaran kami dan anak-anak kami.
 
Saat ini kami hanya ingin mencoba untuk melihat beberapa harapan agar
1. Aktifitas yang sedang digemari anak-anak kami dapat diapresiasikan kedalam media produk apapun itu bentuknya, tanpa perlu paksaan ataupun tekanan dari kami, karena memang kami tidak pernah memksa mereka untuk bisa gambar, kami hanya menyediakan medianya berupa kertas kosong masing-masing 1 rim setiap bindernya sudah full dengan sketsa.
2. Mereka bangga akan hasil karyanya sendiri membuat mereka menyadari bahwa apapun hasil karya mereka itu bernilai jika kita berusaha melihatnya dari berbagai macam sisi sudut pandang.
3. Mereka lebih memiliki rasa percaya diri dan terlatih mandiri dengan kemampuan dirinya, bukan hanya bergantung pada prestasi akademisinya (bukan berarti akademis tidak kalah penting ya)
4. Mereka terlatih untuk berani bereksplorasi, berinovasi, berkomunikasi dengan media apapun.
5. Mereka dapat bermanfaat bagi sekitarnya kelak, karena telah terbiasa dengan mindset dan mental wirausaha sejak dini yang dapat diaplikasikan dalam profesi mereka nantinya.
 
Dari alasan-alasan diatas sehingga kami memberanikan diri untuk membuatkan sebuah produk karya Jemari mereka dan mempublishnya. Mereka harus terbiasa untuk melakukan usaha dulu untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, sebagai contoh jika mereka ingin sebuah mainan, kami membuatkan semacam syarat permainannya yang mereka harus mampu untuk selesaikan, bukan sekedar meminta dan kami penuhi, bagi kami itu justru melemahkannya.
 
Semoga bisa menjadi inspirasi bagi para orangtua yang anak-anaknya dirasa lemah di akademis, jangan pernah putus asa dan mengganggap anak kita bodoh, mereka tidak bodoh dan jangan pernah berpikiran mereka tidak berguna. Hati-hati dengan pikiran kita disaat kita sudah menjadi orantua, karena pikiran kita adalah doa bagi mereka apalagi jika sampai terucap, karena itu pikirkan yang positif dan ucapkan yang positif , yang membangun mereka dan memotivasi mereka dalam berkarya. Kita sebagai orangtua jangan hanya menyuruh tapi berperan serta dan membuka jalan bagi mereka. Anak kita diciptakan dengan kelebihannya masing-masing dan itu pasti Allah berikan.
 
Untuk yang ingin diskon 30% dari www.Jemarikids.com bisa langsung kunjungi websitenya atau via whatsapp/call 087880931298, terbatas hanya sampai tanggal 19 Maret 2017 jika stock masih tersedia.
 
“EVERY KIDS IS AN ARTIST”
 
 
Jakarta, 13 Maret 2017
 
Coretan Jemari Bunda Inggit
www.Jemarikids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *